Tulisan Pribadi

Kamis, 09 Feb 2012

DIVESTASI BANK MUTIARA Komisi XI Pertanyakan Latar Belakang Yawadwipa Companies

JAKARTA - Ketua Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Achsanul Qosasih mempertanyakan latar belakang Yawadwipa Companies yang dikabarkan berminat mengakuisisi PT Bank Mutiara Tbk.
 
"Saya sendiri belum tahu, belum ada konfirmasi, baik dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) maupun Direktur Utama Bank Mutiara (Maryono)," kata Achsanul kepada wartawan di Jakarta, hari ini.
 
Achsanul mengatakan jika Yawadwipa berniat mengakuisisi Bank Mutiara, investor tersebut harus segera mendaftar ke LPS. Gunanya, untuk menjelaskan latar belakang dan sumber dananya.
 
"Akuisisi perbankan itu bukan hal yang mudah, dia harus menjelaskan track record-nya bagaimana, sumber dananya bagaimana, karena kita juga tidak bisa memutuskan kalau track recordnya tidak jelas," ujar dia.
 
Achsanul menambahkan, jika kabar akuisisi itu benar, Komisi XI akan memanggil Direktur Utama Bank Mutiara Maryono untuk memberikan penjelasan. BI juga harus meninjau kelayakan Yawadwipa untuk mengakuisisi Bank Mutiara.
 
Seperti diketahui, LPS hingga kini belum menerima permintaan minat secara resmi dari Yawadwipa Companies terkait pembelian Bank Mutiara. Yawadwipa adalah perusahaan yang berminat membeli Bank Mutiara (sebelumnya bernama Bank Century), padahal perusahaan investasi bersaham internasional itu baru didirikan pada 9 Januari 2012.
 
Kepala Eksekutif LPS Firdaus Djaelani, mengatakan, jika Yawadwipa berminat membeli Bank Mutiara, LPS akan menunggu hingga April 2012 dalam periode penjualan tahap kedua. LPS telah membuka penjualan Bank Mutiara sejak 1 Februari 2012.
 
Yawadwipa mengumumkan minatnya untuk membeli saham Bank Mutiara sebesar US$ 750 juta atau sekitar Rp 6,75 triliun. Perusahaan yang berkantor di Singapura dan Jakarta itu mengaku ingin mencontoh akuisisi PT Bank Central Asia Tbk melalui konsorsium Farallon Capital dan mitra lokal, Grup Djarum, pada 2001. (beritasatu.com)

   KATEGORI OPINI
   ARSIP
Tahun :
Bulan :
   ARTIKEL LAIN

Kamis, 29 Okt 2015

Iran, Negara Cash and Carry

Mendarat di Bandara Ayatollah Khomeini, Teheran, Iran, saya langsung disambut ...

Kamis, 10 Sept 2015

Mao Tai, Tradisi Ribuan Tahun Selesaikan Perundingan

KORANKABAR.COM (XI’AN) – Dalam lawatan ke Cina, memenuhi undangan ...

Kamis, 30 Jul 2015

Nasionalisme Rakyat Hadapi Embargo Ekonomi

  Sudah 18 bulan Rusia di embargo secara ekonomi oleh Eropa Barat ...